Rabu, 30 Maret 2011

2001 - Dampak Penggunaan Alat Tangkap Perikanan Terhadap Kerusakan Sumberdaya Terumbu Karang dan Desain Alat Tangkap ALternatif di Kecamatan Senayang Lingga
26 Juni 2001


Kecamatan Senayang-Lingga terdiri dari gugusan kepulauan besar dan kecil yang dicirikan dengan adanya terumbu karang. Kondisi terumbu karang didaerah ini diperkirakan telah mengalami kerusakan, hal ini akibat aktivitas nelayan penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap yang sifatnya merusak seperti bom,lampara dasar dan alat tangkap yang dioperasikan disekitar terumbu karang (bubu dan sebagainya).

Lebih dari 80%masyarakat kecamatan Senayang lingga menggatungkan hidupnya dari hasil laut sebagai nelayan. Atifitas penangakapan ini diusakan dengan menggunakan berbagai macam alat penangkapan ikan, dari yang bersifat pasif seperti kelong dan bubu samapai kealat yang bersifat aktif seperti lampara dasar. Beragamnya jenis alat penangkapan dan ukurannnya (dimensi) akan menyebabkan bervariasi pula teknik operasi yang digunakan untuk menangkap ikan.

Dengan pengoperasia alat penangkapan dengan penerapan teknik tertentu sedikit banyak akan menimbulkan akibat bagi lingkungan perairan yang menjadi daerah penangkapan (fishing ground). Contohnya pda pengoperasian alat yang ditarik (dragged) akan merubah bentuk dasar perairan dan kekeruhan yang akan mempengaruhi lingkungan disekitarnya.

Berdasarkan studi yang telah dilkukan di Kec.Senayang lingga maka dapat disimpulkan bahwa:
  1. Mayoritas pekerjaan masyarakat adalah nelayan karena didukung oleh kondisi daerag yang merupakan perairan disekitar Laut Cina Selatan yang kaya dengan potensi sumberdaya laut dan perikanan
  2. Usaha penangkapan yang dilkukan masih dalam skala kecil, karena alat dan armada yang digunakan masih tradisional serta orientasi usaha adalah pansa lokal (bukan ekspor). Ada usaha penangakapan sudah menggunakan teknologi semi modern dengan skala cukup besar, tapi dilakuakn oleh nelayan dari luar yang melakukan penangkapan diperairan tersebut seperti pukat cincin (purse seine) oleh Nelayan Jawa
  3. Dari beragam alat tangkap yang digunakan leh nelayan, semuanya memberikan teanan terhadp kerusakan terumbu kaerang dengan kontribusi berbeda. Alat tangkap bubu, kelong dingkis dan trammel net adalah aalat tangkap yang memberikan kerusakan terbesar terhadap terumbu karang, dikerenakan posisi alat, cara operasi dan sasaran penangkapan berad didaerah terumb karang dan berdampak langsung terhadap ekosistem tersebut
  4. Alat tangakp lampara dasar pada hakekatnya tidfak memberikan tampak terhadap terumbu karang karena zona pengakapan bukan didaerah karang. Namun sering terjadi penangkapan yang ilegal dari alat ini dengan melakukan aktivitas penangkapan didaerah terumbu karang ntuk menangkap ikan-ikan tertentu yang bernilai ekonomis tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar